Karir Politik Hary Tanoe Berhenti Setelah Kekalahan Hanura di Pileg 2014?

ChannelBerita.com – Hary Tanoesoedibjo, CEO MNC Group, seorang pengusaha yang menjajal karir politiknya melalui Partai Nasional Demokrat (NasDem) beberapa tahun lalu akhirnya harus kandas dan berbesar hati untuk menarik diri dari partai tersebut. Hal tersebut terjadi setelah adanya perbedaan pandangan di dalam internal satu-satunya partai baru yang berhasil masuk ke deretan partai politik di Pemilu 2014.

Akhirnya Hary Tanoe, sapaan akrab beliau, pada tanggal 17 Februari 2013 berlabuh di Partai Hanura, partai yang dibesarkan oleh Wiranto setelah ia-pun lepas dari partai Golkar. Bak gayung bersambut, kehadiran Hary Tanoe dianggap menjadi angin segar bagi partai ini hingga diramalkan bisa membawa Hanura dengan kekuatan media yang dimilikinya untuk menjadikan Hanura sebagai partai papan atas pada pemilihan umum 2014.

Namun, catatan dari berbagai lembaga survey yang mengeluarkan hasil hitung cepat hanya menempatkan partai bernomor urut 10 di posisi ke 10 pula dengan raihan suara sekitar 5% saja. Angka ini sebenarnya telah mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan raihan suara Hanura di Pemilu 2009 yang hanya berada di kisaran 3%.

Tapi apa yang terjadi, kini muncul beberapa opini yang menyebutkan bahwa kegagalan Hanura untuk menjadi partai papan atas adalah karena kegagalan Hary Tanoe. Padahal jika kita perhatikan, kekuatan media sebagai sebuah kekuatan besar yang dimiliki oleh bos MNC Group ini sudah sedemikian besar dikerahkan. Dari mulai iklan, acara quiz hingga masuk di acara sinetron favorit. Dan hasilnya memang mungkin 2% selisih peningkatan suara partai tersebut.

Ibarat peribahasa, habis manis sepah dibuang. Jika memang demikian, apakah ini juga akan menjadi persimpangan terakhir sang CEO untuk berkarir di dunia politik? (ARChannelBerita)

298 total views, 1 views today

Tags: , , , , ,

FACEBOOK COMMENT