Wow, Kasus Korupsi Hadi Poernomo Sang Mantan Ketua BPK Ada di Wikileaks?

ChannelBerita.com – Wikileaks, sebuah situs yang berkali-kali membocorkan berbagai kasus rahasia berbagai negara kini juga berhasil membuat geger dengan mengunggah sebuah dokumen rahasia mengenai tingkah korup sang mantan ketua BPK, Hadi Poernomo yang kini telah resmi menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Diketahui dari dokumen tersebut ternyata Amerika sudah sedemikian lama mengetahui boroknya beliau, Amerika melalui Penasihat Ekonomi Kedutaan Besar-nya di Jakarta, William A Heidt pernah mengirimkan laporan melalui telegram pada tanggal 26 April 2009 dengan kode 06JAKARTA5420_a.

Telegram itu juga dikirimkan kepada agen-agen intelijen mereka seperti di Beijing, Tiongkok, Departemen Perdagangan, Departemen Keuangan yang berbasis di Washington, kantor Menteri Luar Negeri dan beberapa Kedubes AS yang berada di Canberra, Australia, Tokyo, Jepang, Seoul, Korea Selatan dan ASEAN.

Didalam telegram itu disebutkan bahwa pada tanggal 21 April 2006, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan penggantian Direktur Jenderal Pajak dan Pabean, Hadi Poerrnomo, yang dikenal sebagai orang nomor satu dan tak bisa tersentuh dengan kemampuannya bertahan dalam 2 periode pergantian presiden dan 4 menteri keuangan. Hadi Poernomo dilabeli dalam laporan tersebut sebagai pejabat yang telah lama bercokol di Direktorat Jenderal Pajak, korupsi dan berkuasa. Penggantian Hadi sebagai Dirjen sesuai dengan Kepres No 45/M/2006 pada 20 April 2006.

Pada saat penggantian tersebut Dirjen Pajak kemudian ditangani oleh Sri Mulyani yang kini menjadi Managing Director Bank Dunia, dan Hadi Poernomo sendiri diangkat menjadi Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebelum akhirnya memasuki masa pensiun pada tahun 2014.

Hadi Poernomo dikenal sebagai pejabat yang pintar dalam menangani berbagai masalah pada masa kepemimpinannya. Namun sayang sekali dalam komunitas bisnis reputasinya dikenal sangat buruk. Sampai akhirnya KPK memiliki bukti yang cukup kuat untuk menggiring beliau menjadi tersangka karena diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum atau menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau seluruh korporasi dalam menerima permohonan keberatan Wajib Pajak atas SKPN PPh Badan PT BCA pada tahun pajak 1999 silam. (ARChannelBerita)

224 total views, 1 views today

Tags: , , ,

FACEBOOK COMMENT