Anak Anda Belum Juga Bisa Bicara? Jangan-jangan Karena Hobi Main Angry Bird!

ChannelBerita.com– Perkembangan serta pertumbuhan anak seringkali menjadi prioritas utama bagi para orang tua. Apalagi ketika anak berada pada masa keemasan (golden age) yakni berada di usia kurang dari 3 tahun. Pada masa ini berbagai perkembangan anak biasanya bisa terlihat, seperti kemampuan merangkak, berdiri, berjalan, hingga berbicara. Untuk kemampuan berjalan dan berbicara sendiri biasanya memang tiap anak memiliki perbedaan. Ada yang kemampuan berjalannya terlihat lebih dulu, ada juga yang sebaliknya.

Namun ada yang menjadi sebuah kekhawatiran ketika anak kita masih belum juga bisa berbicara padahal kemampuan lainnya sudah terlihat. Kekhawatiran tersebut tentu cukup beralasan karena bagaimanapun kemampuan berkomunikasi lewat berbicara menjadi bekal yang sangat penting buat anak kita.

Ada sebuah penelitian di Cohen Medical Centre di New York, Amerika Serikat yang mengungkapkan bahwa ternyata anak-anak yang kerap bermain game bersifat kurang mendidik, baik di tablet dan smartphone membuat mereka lebih lambat dalam berbicara.

Dan yang cukup mengejutkan ternyata beberapa permainan yang dikategorikan kurang mendidik tersebut adalah Angry Bird dan Fruit Ninja yang notabene mungkin hampir banyak terpasang di gadget ataupun tablet yang banyak dimiliki oleh para orang tua di Indonesia.

Ternyata jika kita perhatikan dari segi permainan tersebut memang tidak ada komunikasi verbal yang seharusnya akan merangsang anak untuk bisa berkomunikasi. Seperti halnya jika para orang tua dulu mengajak anak-anaknya bermain mainan tradisional dengan mendampinginya menunjukkan apa dan untuk apa setiap benda yang ada di sekitarnya.

Belakangan ini orang tua memang sudah mulai meninggalkan satu syarat penting dalam pola asuh untuk mengajak anak-anaknya berkomunikasi, karena kesibukan, mereka lebih memilih untuk memberikan gadget atau tablet berisi permainan bagi anak-anaknya tanpa mereka dampingi. Akhirnya anak hanya disuguhkan oleh tampilan visual saja dan suara-suara yang jauh berbeda dengan bahasa verbal.

Bagaimanapun teknologi tidak bisa menggantikan interaksi orang tua dengan anaknya. Hanya berkomunikasi dengan anak anda adalah cara terbaik dalam belajar. (ARChannelBerita)

254 total views, 1 views today

Tags: , , ,

FACEBOOK COMMENT