Meski Odong-odong Ditabrak, Tapi odong-odong Tetap Bersalah?

ChannelBerita.com – Odong-odong sebuah media hiburan rakyat jelata berupa mobil terbuka yang di cat dengan penuh warna, dan biasanya memutar berbagai lagu anak dalam perjalanannya mungkin kini akan segera menjadi sejarah dan punah. Kecelakaan yang melibatkan odong-odong dengan sebuah truk molen di kawasan Cikarang kemarin (6/5/2014) bisa jadi akan menjadi akhir ceritanya.

Kecelakaan yang terjadi ketika sebuah truk molen menabrak odong-odong yang sedang melaju membawa 17 orang penumpang itu memakan korban jiwa. Sedikitnya 4 anak yang sedang menumpang didalam odong-odong tersebut meninggal dunia. Sedangkan penumpang lainnya menderita luka.

Keberadaan odong-odong ini memang cukup menjadi dilema, di satu sisi masyarakat banyak mengkhawatirkan keberadaannya yang hadir menggoda anak-anak untuk menaikinya meskipun jika dilihat dari segi keamanan agak memprihatinkan. Hal tersebut selain bisa dilihat dari kondisi mobil yang dimodifikasi berasal dari mobil yang berusia terlalu tua, juga tampilan yang dibuat terbuka. Sehingga tak jarang, odong-odong hanya berani melintas di area perkampungan atau di jalanan yang sepi saja.

Namun jika kita lihat dari sisi hiburan mungkin semestinya ini menjadi perhatian pemerintah. Minimnya sarana hiburan yang bisa dijangkau dengan harga murah oleh masyarakat menjadi penyebab odong-odong ini tetap digemari keberadaannya.

Imbas dari kejadian kemarin, kini aparat kepolisian semakin gencar melakukan razia penertiban keberadaan odong-odong. Entah siapa yang salah, karena hingga kini opini semakin berkembang bahwa meskipun odong-odong pada kecelakaan kemarin ditabrak, tapi truk molen sang penabrak belum juga dinyatakan bersalah. (ARChannelBerita)

280 total views, 1 views today

Tags: , ,

FACEBOOK COMMENT