Boediono, Hadir Sebagai Saksi di Persidangan Century

ChannelBerita.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, hari ini (9/5/2014) menggelar sidang kasus Century, dengan terdakwa Budi Mulya, mantan Deputi Gubernur BI bidang pengelolaan moneter dan devisa. Dalam sidang kali ini pengadilan menghadirkan saksi wakil presiden Republik Indonesia , Boediono, yang pada saat itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia. Boediono dihadirkan sebagai saksi dalam sidang mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya, terdakwa perkara korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) pada Bank Century.

Dalam persidangan Boediono diperdengarkan sejumlah rekaman yang terjadi pada tahun 2008. Jaksa memutar rekaman Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia 5 November, 13-6 November dan 20 November 2008. Dalam persidangan terungkap , pada tanggal 16 november , Boediono sudah melaporkan situasi Bank Century kepada presiden SBY, sesaat setelah presiden mendarat di Tokyo. Pada saat itu presiden menyatakan permasalahan Bank century harus diselesaikan secara cermat, tepat dan tidak beresiko. Budiono juga dikatakan pernah bertemu pimpinan KPK  Antasari Azhar dan Chandra Hamzah untuk membicarakan permasalahan bank century dan Pada waktu itu kami bertemu dengan pimpinan KPK meminta pandangan mengatasi masalah (Bank) Indover,” kata Boediono.

Pengalaman 1998, Dalam situasi yg krisis dan tegang banyak sekali bank mengalami masalah likuiditas , dan akhirnya ditutup, Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono menilai kondisi krisis pada tahun 2008 mirip dengan krisis moneter saat tahun 1998. Ketika itu menurut Boediono juga terjadi masalah likuiditas yang disebabkan tidak adanya blanket guarantee, kebijakan yang menjamin deposito di semua bank untuk menangkal risiko kegagalan sistemik. Penutupan Bank Century dinilai akan berdampak sistemik  pada bank-bank lainnya, sehingga Bank Century harus  diselamatkan.
Keterangan penutupan bank century berdampak sistemik, berbeda dengan apa yang pernah disampaikan oleh Jusuf Kalla, bahwa tidak ada dampak sistemik, karena aset yg dimiliki bank tersebut kecil.

Saat ini persidangan ditunda, karna memasuki waktu istirahat dan rencananya akan dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 wib nanti. (DA/ChannelBerita)

222 total views, 1 views today

Tags: , , , , ,

FACEBOOK COMMENT