Hasil ‘Regenerasi’ Yang Sukses Untuk Jerman

ChannelBerita.com – Perhelatan Piala Dunia 2014 telah usai digelar semalam 13/07/2014 Pukul 02.00 WIB. Sang juara Piala Dunia 2014 adalah Jerman. Jerman tampil gemilang pada Piala Dunia kali ini dengan tidak pernah kalah dari tim manapun dalam babak penyisihan dan pada babak gugur. Tampil seri kala berhadapan dengan Ghana.

Tuan rumah pun Brasil dipermalukan dengan skor yang cukup telak 7:1. Skor yang tidak lazim bagi tim bola sekelas Brazil. Jerman merupakan tim yang sukses dalam regenerasi para pemainnya. Dalam skuad jerman terdapat pemain pemain muda yang masih energik penuh gelora siap tempur dengan tim manapun yang dihadapinnya.

Regenerasi pemain dimulai ketika jerman ditukangi oleh Juergen Klinsmann kala itu Jerman sebagai tuan rumah Piala Dunia 2006. Jerman yang kala itu terkenal dengan sebutan mesin diesel yang lambat panasnya. Tetapi ketika ditukangi Juergen Klinsmann perombakan besar besaran terjadi, banyak orang orang jerman yang mencibir dengan langkah Juergen Klinsmann kala itu. Tetapi setalah piala dunia digelar tahun 2006 semua rakyat Jerman terkesima dengan penampilan tim jerman yang tidak biasanya. Yaitu diisi dengan pemain muda muda dan sebutan mesin diesel yang lama panasnya pupus sudah. Walau pada Piala Dunia 2006 Jerman hanya jadi Juara 3 tapi harapan untuk merengkuh Juara 1 tertanam dengan kuat karena melihat kondisi pemain pemain mudanya yang sangat mengesankan.

Setelah perhelatan Piala Dunia 2006 usai pelatih Juergen Klinsmann mengundurkan dan di ganti Joachim Loew sebagai pelatih Jerman hingga sekarang. Joachim Loew merupakan asisten pelatih dari Juergen Klinsmann kala itu. Di tangan Joachim Loew Jerman makin matang dalam permainan terbukti pada Piala Dunia 2010 Juara 3 dan Pada UERO 2012 merengkuh Juara 2 dan Puncaknya pada Piala Dunia 2014 kali ini merengkuh Juara 1.

Ketika Brazil punya Neymaer Jr, Portugal punya Cristian Ronaldo,Argentina punya Messi tetapi Jerman punya 1 Tim yang solid,ketika salah satu pemain cedera tidak bisa main maka banyak penggantinya diperlini. Ketika Brazil kehilangan Neymar begitu terasa dampaknya bagi Tim samba karena dua kali kalah dalam pertandingan ketika melawan Jerman dan Belanda di perebutan tempat ketiga.

Negara negara lain belum bisa meniru regenerasi yang dilakukan oleh Jerman.Kita lihat Itali yang masih tergantung dengan pemain pemain yang sudah udzur sehingga pada Piala Dunia kali ini tidak bisa berbuat banyak dan tersisih di penyisihan group.Begitu juga dengan Inggris masih mengandalkan pemain pemain yang stok lama,walau inggris hingar bingar pada Liga tetapi tersisih duluan dibabak penyisihan group.

Semoga negara Indonesia bisa meniru regenerasi yang dilakukan oleh Jerman.(BK/CB)

629 total views, 1 views today

Tags: , ,

FACEBOOK COMMENT